Langsung ke konten utama

Jadikan Diri 'Cantik' Dengan Tidak Melakukan 'Body Shaming'

Curhat dong, Mak..
Waktu masih merantau di Jogja, rasanya saya ini adem ayem saja dengan bentuk tubuh saya yang mungil ini, tiada yang mengusik hidup saya. 😢 Tetapi begitu saya selesai kuliah dan pulang kampoeng?
Duoor!!! :') Pelaku 'Body Shaming' di mana-mana. Harus kuat iman dan kudu punya telinga yang tebal setebal ban mobil. Sebab memasang jurus cuek level internasional sepertinya juga tidak mempan karena tetap saja kena bully. Maklum, mindset sangat sangat jauh berbeda. Di sini, sepertinya orang menilai orang lain dari penampilan luar saja, mengukur pakai MATA meter. Kebahagiaan orang sini itu sepertinya dilihat dari bentuk badannya, hadeeh. Jadi, barangsiapa yang tubuhnya terbesar berarti dialah orang yang paling bahagia sedunia?

Paradigma masyarakat tentang ini semakin diyakini saat belakangan ini muncul istilah baru  yaitu 'Body Babadontod'.  Nah, body babadontod ini saya kurang paham maksudnya, sampai akhirnya saya tahu kalau yang dimaksud body babadontod itu adalah body yang berisi.

Ternyataaa.. saya baru tau kalau istilah itu datang dari sebuah lirik lagu DJ viral /lagu viral daerah yang mengistilahkan perempuan yg punya body 'penuh' itu dengan sebutan body babadontod. Nah, pemirsa, body babadontod ini dikesankan dalam lagu itu sebagai badan yang 'Cantik'. Dan kehadiran perempuan berbody babadontod ini membuat pemandangan menjadi indah, seperti judul lagunya "Indahnya pemandangan: Banyak cewek CANTIK (cewek body babadontod). Mungkin sihir lagu ini yang membuat para ladies di sini akhirnya berlomba untuk punya body babadontod karena framing opini dalam lagunya mengatakan bahwa cewek yang cantik itu adalah yang punya body babadontod. Haduuh! Dan ya, benar saja! susu penggemuk yg dijual di portal dan toko-toko pun sepertinya laku keras, Pemirsah 😅

Yang membuat saya miris itu, yang bodynya sudah masuk kategori babadontod ini, ada sebagian besar yang kemudian menjadi sangat bangga lalu membully orang lain yang bodynya tidak masuk kategori body babadontod. Wkwk tau ah, ada-ada saja, saya sempat dengar lagu DJ viral itu sekilas pas di depan toko dan jujur seketika saat itu juga saya merasa mual dan mulas, ciyus. Liriknya itu sungguh sungguh.. ah, sudahlah :')

Dua bulan lebih tinggal di kampung, telinga saya sudah menerima komentar body shaming seperti di bawah ini;
"Bibi, pe kurus skaliiii"  Celetuk ponakan cowok sambil pasang muka jijik, saat bertemu di pesta pernikahan adik. (Yaiyalah orang bodymu segedi itu, jelas orang di sekelilingmu terlihat kayak semut, sekadar info kalau keponakan saya ini besar banget, TB nya mungkin 180 dan BB nya mendekati 100 kg) semoga saya salah prediksi 😂
Ada lagi komentar seperti ini,
"Kau tulang semua, saya daging semua" celetuk seorang Nenek. (Nenek ini yang rabun dekat mungkin, kulit dan daging yang membungkus tulang saya jadi tak kelihatan olehnya, atau mata beliau tembus pandang kali.. jadi yang beliau lihat cuma rangka tubuh saya)🤔
Yang lainnya lagi ada,
"Ti Mery bo so kurus???" Tanya seorang ibu-ibu. Saya pun memutar otak mencari jawaban pertanyaan yang tidak penting, yang berhasil mengubah mood saya itu. :'(
Lalu datang lagi komentar lainnya,
"Perasaan bodymu dulu babadontod.. Bla bla bla"😶
INGIN kuteriak,
Pliiiis.. hentikanlah semua ini. Body shaming jangan dibudayakan. Selama keimutan ini tidak merugikan diri kalian. Memangnya kenapa?
"ALLAH tidak melihat bentuk rupa dan hartamu tetapi HATI dan AMAL perbuatanmu." Itu kata hadist, bukan kata saya. Belum lagi kata ulama, kita itu busuk semua, kemana-mana kita selalu membawa kotoran (ada kotoran/tai tersimpan di dalam usus yang dibungkus perut kita), tiap lubang di tubuh kita mengeluarkan kotoran (Ada tai telinga, tai idung, dll, dll), kalaupun ada bau wangi di diri kita, itu hanya karena bantuan parfum dan sabun, coba saja 3 hari tak mandi! dijamin aroma aslinya akan keluar. Bagaimana baunya? Jangan ditanya. Bisalah ya kita semua menebak.

So, apa yang mesti dibanggakan? Bangga punya body babadontod? Bangga bermodalkan body sasaja? "Duh, atiolo.." Kalau kata orang sini. Akhirnya, kembali lagi ke prinsip, saya hidup tidak untuk menyenangkan hidup para komentator. Selagi suami memperlihatkan sikap ridho terhadap saya dan sedikit-sedikit mengajak kontak fisik, itu pertandaaaa saya ini cantik dan menarik di matanya #ups sorry kalau terkesan vulgar dan blak-blakan, habisnya saya kesyal. 😁

Tak terasa ocehan curhatan saya kali ini begitu panjang. Oleh karena itu, saya sudahi saja. Akhirul qalam, saya cuma ingin menyampaikan kepada komentator, Yuk ah.. ganti standar cantik babadontodmu dengan standar 3B:
Beauty (cantik karena adanya inner beauty),
Brain (kecerdasan otak), dan Behavior (sikap/akhlak).

Alhamdulillahnya, suami saya bukan tipe orang yang bertumpu sama standar buatan orang. Apalagi pakai standar sebuah lirik lagu he he he. Untuk judgement body saya dan anak-anak, saya pakai standar WHO ya, Mak. Nah, menurut WHO, BB saya yang  (50kg) dan TB (157cm) itu normal, ya.
N.O.R.M.A.L.
Sudah IDEAL lah menurut standar saya 😎 begitu juga anak-anak menurut orang-orang mungkin kurus, tapi mereka punya kurva WHO nya sendiri kok.. dan mereka sehat alhamdulillah, insyaAllah tidak kurang gizi seperti yang dikatakan orang di belakang saya.

Dan satu lagi, saya ini juga makannya banyak hehe, tidak kekurangan gizi, ya.. memang faktor genetiknya badan imut ya mau bagimana lagi.. Mama saya pas hamil saya (yang anak ke 6 ini) juga dulu badannya kecil. Ada fotonya waktu di pantai. Nanti pas setelah Mama pakai KaBe hormonal baru bludak jadi bengkak badannya Mama. Itulah alasan saya tidak mau KaBe hormonal setelah sudah menikah. Beruntung sekali, tetap langsing meski banyak makan. Itu berartiiiii.. makanan yg masuk sukses diubah menjadi energi bukan lemak. Hehe

Terus ada yang menimpali. Kurus memang gen atau karena Stress? Ya tetap ada sih, semua orang yg bernyawa dengan segala rutinitas kehidupan ini pasti dalam sehari tetap ada mengalami perasaan stress apalagi emak dengan 2 bocah, bohong lah kalo ngaku bahagia terus selama 24 jam.
Akhirnya, tetap langsing setelah melahirkan dua anak itu menyenangkan, Mak. Tampak 10th lebih early, kata mereka. Lihat Nia Ramadhani dan artist lainnya deh. Itu anaknya sudah berapa, tapi bentuk badannya bagimana? begitu-begitu saja kan? Apa mereka kurang gizi? Apa mereka orang stress? Apa mereka tidak bahagia? Kembali lagi ya, Mak.. Itu bukan urusan kita. Diam saja ah.. Hilangkan kebiasaan mengomentari body orang dengan komentar yang menyakiti hati.
#AyoBerubah!
#StopBodyShaming!
#Pakai_standar_3B_yuk_
#Beauty_Brain_Behavior



Komentar

  1. Aku paliiiiing sebel sm yg orang yg ngomentarin orang lain soal fisiknya. Secara jaman kecil-sekarang masih seting kena bully😭😭😭

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sama mba.. kadang masih blm bisa mengendalikan emosi kalau menerima Bullyan fisik di tempat UMUM :(

      Hapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

CEPT test dulu, Baru Bisa Wisuda

Tulisan ini sengaja saya buat sebagai referensi buat mereka yang mungkin suatu hari nanti akan kepo tentang CEPT test. Siapa tau adek-adek angkatan nanti akan bingung dan butuh informasi tentang ini di minggu-minggu terakhir menjelang ujian thesis mereka nanti.



Beberapa hari lalu, saya ikut tes CEPT buat memenuhi persyaratan kelulusan. Ya, tes ini WAJIB dan hanya sertifikat CEPT/TOEFL dari Cilacs UII yang diminta (Artinya kamu nggak boleh tes English Proficiency di tempat lain). Untuk mengikuti tes ini, kita diberi opsi lokasi tes. Bisa di kantor cilacs UII yang ada di bookstore kampus terpadu UII Jl. Kaliurang atau di kampus UII jl. Demangan. Saya kemarin, pilih lokasi di bookstore UII karena dekat.

Sebenarnya seperti apa sih tes CEPT ini? Jadi, CEPT (Certificate of English Proficiency Test) ini serupa dengan tes TOEFL yang akan menentukan kemampuan kamu dalam berbahasa Inggris ada di level mana. Kalau kamu (Mahasiswa UII) belum melewati serangkaian persyaratan tes CEPT ini, jangan …

Make Up Bagi Wanita Berniqab

Semua wanita di dunia terlahir cantik. Wanita juga terlahir sudah sepaket dengan fitrahnya yaitu ingin selalu tampil cantik dan menyukai kecantikan. Tidak terkecuali dengan wanita berniqab. Meskipun wajah tertutupi oleh selembar kain penutup hingga yang tampak hanya mata saja, namun tidak menghalangi hasrat untuk mempercantik apa yang ada dibaliknya. Tak heran, ada sebagian besar wanita yang walau berniqab tetapi tetap suka membawa peralatan make up di dalam tasnya. Di sisi lain, ada juga wanita berniqab yang sekadar menggunakan bodycare dan skincare no make up.
Bagi wanita Muslim, dalam memilih jenis make up, salah satu syarat wajibnya yaitu kehalalan produk make up yang dipilih. Dari bahan make up, termasuk bulu kuasnya saja, perlu dipastikan apakah halal atau tidak. Saat ini, alhamdulillah.. sudah banyak produk make up halal yang beredar. Khusus wanita berniqab, ada Dr.UmmiAmizah dan Dr. Ferihana sebagai referensi karena mereka lebih tau kebutuhan wanita berniqab dikarenakan merek…

Book Review: Wonderful Love

Pada sebuah kesempatan saya dapat hadiah buku bergizi melalui program give away seseakun di sosial media. Senangnya tak terkira. Setelah membacanya, saya tergelitik sekali untuk berbagi review tentang buku ini karena saya merasakan manfaatnya. Pelit rasanya, jika harus menyimpan sendiri ilmu yang sudah didapat.


Ini adalah book review pertama saya, dan mungkin masih review ala ala amatiran. Meski begitu, setidaknya ilmu yang saya dapatkan semasa kuliah tidak sia-sia dan Alhamdulillah terpakai untuk mereview buku ini. Jika ada kritik dan saran konstruktif dari pembaca review ini, feel free to tell me, ya. Oke, mari kita mulai review bukunya.
Jadi, buku ini berjudul "Wonderful Love" karya Cahyadi Takariawan. Buku ini adalah salah satu seri buku best seller "Wonderful Family". Oh ya, Ada yang belum kenal Cahyadi Takariawan? Kalau buat pecinta buku bertema keluarga dan pernikahan pasti sudah familiar  ya, sebab Cahyadi Takariawan yang akrab dengan sapaan 'pak Cah&#…

Doa Untuk Pengantin

"Semoga samawa, yaaa..."  Setiap ada hajatan pernikahan, tak jarang kita mendengar ucapan selamat di atas, baik itu dalam bentuk tulisan maupun secara lisan dari para tamu yang hadir.
Samawa adalah kata singkatan dari (Sakinah, Mawaddah, Wa Rahma) kata Samawa biasanya diucapkan guna menyingkat  3 kata bahasa arab di atas agar lebih mudah diucapkan saat mendoakan pengantin. Meski begitu, banyak dari kita belum tahu kalau ucapan seperti itu adalah akronim yang kurang tepat sebab dengan mengucapkan "Semoga Samawa", itu sama seperti kita mendoakan pengantin dengan doa yang menggantung. Mengapa menggantung? Karena "Wa" di sini Artinya "Dan", yang merupakan kata sambung dalam bahasa arab. Jadi, Saat kita mengucapkan "semoga samawa" artinya  "Semoga sakinah, mawaddah , dan..."
(Dan apa?) Karena samawa menggantung, maka sebaiknya "Wa" diganti dengan "Ra" sehingga membentuk Samara (Sakinah, Mawaddah, Rahma). …

Tips Ngabuburit Asyik & Buka Puasa Di Rumah

Hari pertama di bulan Ramadhan, yang kemarin kita nanti-nanti sudah dijalani hari ini. Alhamdulillaah, kita ternyata masih diizinkan oleh Allah untuk bertemu bulan istimewa tahun ini. Semangat ya, semuanya! :) Jangan sia-siakan kesempatan ini.
Oh ya, teman-teman sudah punya rencana ngabuburit? Wah.. Asyiknya yang sudah punya agenda di luar. Itu artinya Ramadhan kali ini benar-benar direncanakan dengan baik. Setiap detiknya memang harus disetting agar tidak terbuang percuma. Nah, ada yang ngabuburit di rumah saja? Kayak saya, hehe. Jangan sedih, bagi yang masih bingung mengisi ngabuburitnya, Saya punya tips ngabuburit yang nggak kalah asyik nih dari Handbook Dompet Dhuafa, buat teman-teman di rumah yang nggak kemana-mana.

Berikut tipsnya;

Selepas shalat ashar (teman-teman shalat ashar,kan ya? Iyalah ya, pastinya!)
👉Lari sore ringan Sempatkan lari sore ringan, deh! 15 sampai 20 menit saja. "What? 20 menit? Bisa pingsan saya! Di jam kritis pula" Hehehe baiklah.. 5 sampai 10 m…

Penyebab Bau Mulut

Masalah bau mulut memberi pengaruh besar terhadap kepercayaan diri. Salah satu dampak buruknya yaitu bau mulut dapat menghambat prestasi seseorang. Hal itu terjadi disebabkan masalah ini sering mengurangi totalitas seseorang terhadap  performance.

Dalam penanggulangan keluhan tersebut, telah banyak produk-produk pencuci mulut yang diformulasikan khusus untuk mencegah dan mengatasi bau mulut. Namun, masih ada saja sebagian besar orang yang mengeluhkan ini; Kenapa mulut tetap bau? padahal sudah rajin sikat gigi. Menjawab pertanyaan tersebut, ternyata baru diketahui bahwa penyebab bau mulut bukan hanya karena faktor kemalasan menjaga kebersihan mulut saja. Menurut para ahli kesehatan gigi dan mulut, ada beberapa faktor lain yang membuat aroma tak sedap keluar dari mulut seseorang meski sudah rutin menggosok gigi. Berikut alasannya; Mulut kering Mulut kering (Xerostomia) adalah hal umum yang sering menimbulkan gangguan kesehatan mulut, salah satunya bau mulut. Mulut kering disebabkan oleh…

Resolusi Parenting 2019

Tak terasa sudah di penghujung tahun lagi, ya. Meskipun sangat banyak resolusi di tahun-tahun sebelumnya yang belum terealisasikan, namun tidak ada salahnya kan jika kita mencoba lagi, Mom. Kali ini, setelah mengevaluasi pola asuh selama 2 tahun lebih menjadi ibu, akhirnya saya terpikir untuk membuat resolusi khusus ini. Resolusi parenting yaitu tentang pola asuh, sebab mengasuh anak ini adalah hal paling krusial dalam hidup saya dimana saya memegang amanah besar dariNYA untuk menyiapkan generasi yang kelak akan membangun peradaban.
Resolusi tahun depan :

1). Meninggalkan 'Inner Child Negatif' di 2018
Pernah pada suatu waktu curhat ke suami tentang bagaimana ya caranya biar si sulung ga main tangan ke adeknya dan ga jailin adeknya lagi. Soalnya kalau main bersama adeknya, dia suka jailin adeknya, entah adeknya sering dibikin bantal, didudukin, dinaikin, diremes dan dicakar pipinya, dll karena sangat bahaya dan mengkhawatirkan kalau sewaktu-waktu tidak ada yang memantau atau m…