Langsung ke konten utama

Cerita Mudik

Ramadhan dan hari raya idul fitri adalah momen yang biasanya identik dengan kata mudik. Ya, mudik hari lebaran atau mudik di beberapa hari menjelang hari raya idul fitri atau setelahnya itu biasa terjadi pada masyarakat kita, tak terkecuali saya. Beberapa hari yang lalu saya mudik ke kampung orang tua saya membawa dua anak. Niat hati ingin berlebaran bersama keluarga di kampung. Perjalanan memakan waktu selama kurang lebih 6 jam. Saya ditemani ibu saya.

Seputar persiapan perjalanan

Ini adalah kali ke sekian saya melakukan safar (perjalanan) bersama kedua anak saya. Hanya saja, kali ini tidak bersama suami. Saya ditemani ibu saya sebagai pengganti suami saya (teman safar selama ini).  Perjalanan kali ini benar-benar berkesan bagi saya. Dari mempersiapkan perlengkapan anak-anak sampai saat akan berangkat.
Sebelum melakukan perjalanan, anak-anak diminumkan antimo anak, dan ditempelkan salon pas di area pusar mereka, entahlah kakak saya menyarankan untuk itu. Biar tidak muntah dan mabuk perjalanan, katanya. Cara tersebut terbukti manjur, buktinya anak-anak di perjalanan tidak mabuk. Mereka asik mengunyah jajan dan setelah itu tertidur pulas. Mereka sudah disiapkan camilan yang banyak untuk makan di jalan dan juga bantal dan guling untuk mereka tidur. Baju yang mereka pakai diusahakan yang tidak pengap dan nyaman untuk kelancaran di perjalanan.

Alhamdulillah, di perjalanan kali ini anak-anak tidak BAB. Jadi, perjalanan menjadi lumayan ringan dan tidak terlalu rempong dan repot. Hanya saja, pada perjalanan mudik kali ini, ada kesan yang meninggalkan trauma. Pasalnya, sepanjang jalan saya yang mabuk perjalanan, muntah hingga badan menjadi sangat lemas. Saya pikir, saya akan meninggal dalam perjalanan saat itu karena badan sudah sangat keletihan, isi perut sudah dikeluarkan semua, dan nyawa serasa sudah seperti mau over. Tapi Alhamdulillah, masih diberi kekuatan dan umur panjang. Untungnya ada mama yang membantu menghandle anak-anak selama perjalanan. Saya jadi merasa sangat bersalah pada mama dan anak-anak yang saat itu tidak saya pedulikan lagi karena saya sibuk muntah dan berdoa semoga Allah kuatkan fisik saya serta panjangkan umur saya hehe


Kami berangkat pukul 8 pagi dan tiba di kampung pukul 1 siang. Alhamdulillah. Setibanya di kampung, kami sudah dinantikan oleh aba, nenek, dan kakak saya beserta kkeponakan-keponakan. Setibanya di rumah saya langsung mengistirahatkan diri saya sejenak sebab merasa sudah sangat tidak berdaya. Selama satu setengah jam beristirahat, saya pun kaget dan baru ingat kalau belum shalat Dzuhur, saya pun segera bangun, mandi, dan shalat sebelum azan ashar dikumandangkan.


Itulah cerita mudik saya dan anak-anak, bagaimana cerita mudik anda?


Komentar

Postingan populer dari blog ini

CEPT test dulu, Baru Bisa Wisuda

Tulisan ini sengaja saya buat sebagai referensi buat mereka yang mungkin suatu hari nanti akan kepo tentang CEPT test. Siapa tau adek-adek angkatan nanti akan bingung dan butuh informasi tentang ini di minggu-minggu terakhir menjelang ujian thesis mereka nanti.



Beberapa hari lalu, saya ikut tes CEPT buat memenuhi persyaratan kelulusan. Ya, tes ini WAJIB dan hanya sertifikat CEPT/TOEFL dari Cilacs UII yang diminta (Artinya kamu nggak boleh tes English Proficiency di tempat lain). Untuk mengikuti tes ini, kita diberi opsi lokasi tes. Bisa di kantor cilacs UII yang ada di bookstore kampus terpadu UII Jl. Kaliurang atau di kampus UII jl. Demangan. Saya kemarin, pilih lokasi di bookstore UII karena dekat.

Sebenarnya seperti apa sih tes CEPT ini? Jadi, CEPT (Certificate of English Proficiency Test) ini serupa dengan tes TOEFL yang akan menentukan kemampuan kamu dalam berbahasa Inggris ada di level mana. Kalau kamu (Mahasiswa UII) belum melewati serangkaian persyaratan tes CEPT ini, jangan …

Doa Untuk Pengantin

"Semoga samawa, yaaa..."  Setiap ada hajatan pernikahan, tak jarang kita mendengar ucapan selamat di atas, baik itu dalam bentuk tulisan maupun secara lisan dari para tamu yang hadir.
Samawa adalah kata singkatan dari (Sakinah, Mawaddah, Wa Rahma) kata Samawa biasanya diucapkan guna menyingkat  3 kata bahasa arab di atas agar lebih mudah diucapkan saat mendoakan pengantin. Meski begitu, banyak dari kita belum tahu kalau ucapan seperti itu adalah akronim yang kurang tepat sebab dengan mengucapkan "Semoga Samawa", itu sama seperti kita mendoakan pengantin dengan doa yang menggantung. Mengapa menggantung? Karena "Wa" di sini Artinya "Dan", yang merupakan kata sambung dalam bahasa arab. Jadi, Saat kita mengucapkan "semoga samawa" artinya  "Semoga sakinah, mawaddah , dan..."
(Dan apa?) Karena samawa menggantung, maka sebaiknya "Wa" diganti dengan "Ra" sehingga membentuk Samara (Sakinah, Mawaddah, Rahma). …

Resolusi Parenting 2019

Tak terasa sudah di penghujung tahun lagi, ya. Meskipun sangat banyak resolusi di tahun-tahun sebelumnya yang belum terealisasikan, namun tidak ada salahnya kan jika kita mencoba lagi, Mom. Kali ini, setelah mengevaluasi pola asuh selama 2 tahun lebih menjadi ibu, akhirnya saya terpikir untuk membuat resolusi khusus ini. Resolusi parenting yaitu tentang pola asuh, sebab mengasuh anak ini adalah hal paling krusial dalam hidup saya dimana saya memegang amanah besar dariNYA untuk menyiapkan generasi yang kelak akan membangun peradaban.
Resolusi tahun depan :

1). Meninggalkan 'Inner Child Negatif' di 2018
Pernah pada suatu waktu curhat ke suami tentang bagaimana ya caranya biar si sulung ga main tangan ke adeknya dan ga jailin adeknya lagi. Soalnya kalau main bersama adeknya, dia suka jailin adeknya, entah adeknya sering dibikin bantal, didudukin, dinaikin, diremes dan dicakar pipinya, dll karena sangat bahaya dan mengkhawatirkan kalau sewaktu-waktu tidak ada yang memantau atau m…

Tips Ngabuburit Asyik & Buka Puasa Di Rumah

Hari pertama di bulan Ramadhan, yang kemarin kita nanti-nanti sudah dijalani hari ini. Alhamdulillaah, kita ternyata masih diizinkan oleh Allah untuk bertemu bulan istimewa tahun ini. Semangat ya, semuanya! :) Jangan sia-siakan kesempatan ini.
Oh ya, teman-teman sudah punya rencana ngabuburit? Wah.. Asyiknya yang sudah punya agenda di luar. Itu artinya Ramadhan kali ini benar-benar direncanakan dengan baik. Setiap detiknya memang harus disetting agar tidak terbuang percuma. Nah, ada yang ngabuburit di rumah saja? Kayak saya, hehe. Jangan sedih, bagi yang masih bingung mengisi ngabuburitnya, Saya punya tips ngabuburit yang nggak kalah asyik nih dari Handbook Dompet Dhuafa, buat teman-teman di rumah yang nggak kemana-mana.

Berikut tipsnya;

Selepas shalat ashar (teman-teman shalat ashar,kan ya? Iyalah ya, pastinya!)
👉Lari sore ringan Sempatkan lari sore ringan, deh! 15 sampai 20 menit saja. "What? 20 menit? Bisa pingsan saya! Di jam kritis pula" Hehehe baiklah.. 5 sampai 10 m…

Make Up Bagi Wanita Berniqab

Semua wanita di dunia terlahir cantik. Wanita juga terlahir sudah sepaket dengan fitrahnya yaitu ingin selalu tampil cantik dan menyukai kecantikan. Tidak terkecuali dengan wanita berniqab. Meskipun wajah tertutupi oleh selembar kain penutup hingga yang tampak hanya mata saja, namun tidak menghalangi hasrat untuk mempercantik apa yang ada dibaliknya. Tak heran, ada sebagian besar wanita yang walau berniqab tetapi tetap suka membawa peralatan make up di dalam tasnya. Di sisi lain, ada juga wanita berniqab yang sekadar menggunakan bodycare dan skincare no make up.
Bagi wanita Muslim, dalam memilih jenis make up, salah satu syarat wajibnya yaitu kehalalan produk make up yang dipilih. Dari bahan make up, termasuk bulu kuasnya saja, perlu dipastikan apakah halal atau tidak. Saat ini, alhamdulillah.. sudah banyak produk make up halal yang beredar. Khusus wanita berniqab, ada Dr.UmmiAmizah dan Dr. Ferihana sebagai referensi karena mereka lebih tau kebutuhan wanita berniqab dikarenakan merek…

Book Review: Wonderful Love

Pada sebuah kesempatan saya dapat hadiah buku bergizi melalui program give away seseakun di sosial media. Senangnya tak terkira. Setelah membacanya, saya tergelitik sekali untuk berbagi review tentang buku ini karena saya merasakan manfaatnya. Pelit rasanya, jika harus menyimpan sendiri ilmu yang sudah didapat.


Ini adalah book review pertama saya, dan mungkin masih review ala ala amatiran. Meski begitu, setidaknya ilmu yang saya dapatkan semasa kuliah tidak sia-sia dan Alhamdulillah terpakai untuk mereview buku ini. Jika ada kritik dan saran konstruktif dari pembaca review ini, feel free to tell me, ya. Oke, mari kita mulai review bukunya.
Jadi, buku ini berjudul "Wonderful Love" karya Cahyadi Takariawan. Buku ini adalah salah satu seri buku best seller "Wonderful Family". Oh ya, Ada yang belum kenal Cahyadi Takariawan? Kalau buat pecinta buku bertema keluarga dan pernikahan pasti sudah familiar  ya, sebab Cahyadi Takariawan yang akrab dengan sapaan 'pak Cah&#…

Penyebab Bau Mulut

Masalah bau mulut memberi pengaruh besar terhadap kepercayaan diri. Salah satu dampak buruknya yaitu bau mulut dapat menghambat prestasi seseorang. Hal itu terjadi disebabkan masalah ini sering mengurangi totalitas seseorang terhadap  performance.

Dalam penanggulangan keluhan tersebut, telah banyak produk-produk pencuci mulut yang diformulasikan khusus untuk mencegah dan mengatasi bau mulut. Namun, masih ada saja sebagian besar orang yang mengeluhkan ini; Kenapa mulut tetap bau? padahal sudah rajin sikat gigi. Menjawab pertanyaan tersebut, ternyata baru diketahui bahwa penyebab bau mulut bukan hanya karena faktor kemalasan menjaga kebersihan mulut saja. Menurut para ahli kesehatan gigi dan mulut, ada beberapa faktor lain yang membuat aroma tak sedap keluar dari mulut seseorang meski sudah rutin menggosok gigi. Berikut alasannya; Mulut kering Mulut kering (Xerostomia) adalah hal umum yang sering menimbulkan gangguan kesehatan mulut, salah satunya bau mulut. Mulut kering disebabkan oleh…

Cara Murah Meriah Jadikan Kulit Wajah Sehat Dan Cantik Alami

Kulit cantik dan sehat adalah impian setiap wanita. Sebagian besar kaum perempuan rela merogoh kocek yang besar demi mendapatkan kecantikan yang maksimal. Itulah sebabnya klinik-klinik kecantikan akhirnya menjamur, terutama di kota-kota besar. Di sisi lain, pilihan jenis kosmetik dari brand-brand tertentu juga sudah banyak berjejer rapi di masing-masing konter kosmetik. Semua gencar diiklankan di mana-mana hingga produknya dikenal dan didistribusikan sampai ke pelosok desa.
    Sebagai perempuan cerdas, kita dituntut untuk jeli atau teliti saat akan membeli kosmetik. Saat ini racikan kosmetik abal-abal, kosmetik palsu, dengan kandungan berbahaya banyak beredar bebas di pasaran. Semua ditawarkan dengan harga miring. Jadi, jangan asal glowing cepat dan melihat harga murahnya saja, ya. Kita juga wajib tau kandungannya dan efek jangka panjang dari penggunaan kandungan tersebut. Untuk kulit, usahakan pilih yang aman saja. Untuk apa mengejar glowing dan putih secara kilat tetapi hanya memb…